Gubernur Makkah Memuji Pelaksanaan Haji Indonesia

Madinah Indah Wisata Tempatnya Travel Wisata Halal

Gubernur Makkah, Pangeran Khaleed Al-Faisal, memanggil perwakilan negara-negara yang mengirim warga negaranya ke ziarah tahun ini. Pujian ditujukan untuk semua negara karena mereka dianggap berhasil dalam melaksanakan ibadah haji.

“Dia menyatakan penghargaan yang tinggi kepada semua negara yang mengirim peziarah mereka, terutama Indonesia dengan banyak peziarah,” kata Konsul Jenderal RI untuk Jeddah M Hery Saripudin dalam Rapat Kerja Nasional untuk Mengevaluasi Pelaksanaan Haji 1439 H / 2018 di Tengah Jakarta, Selasa (10/2).

Dia mengatakan, Pangeran Khaleed memuji mobilitas 221.000 peziarah Indonesia saat berada di Tanah Suci. Dia mengatakan, Pangeran Khaleed melihat para peziarah Indonesia untuk melakukan haji dengan tertib.

“Hanya Indonesia, satu-satunya negara di dunia yang mengirim banyak peziarah dengan begitu rapi, sangat disiplin dan melibatkan semua komite nasional,” katanya.

Karena itu, kata Hery, Pangeran Khaleed mengapresiasi pelaksanaan haji dari Indonesia. Selain itu, tahun ini jalur cepat atau sistem jalur cepat mulai dinikmati oleh hampir 70 ribu peziarah Indonesia.

Layanan jalur cepat membuat peziarah dari Indonesia tidak perlu tinggal lama di bandara setibanya di Arab Saudi. Meski demikian, ia meminta Kementerian Agama untuk terus berinovasi menjawab tantangan Haji tahun depan.

Kementerian Agama (Kemenag) mengadakan rapat kerja nasional (Rakernas) untuk mengevaluasi pelaksanaan Haji di 1439H / 2018M. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali mengatakan bahwa pelaksanaan ibadah haji merupakan kegiatan dengan kompleksitas tinggi.

“Pelaksanaan ibadah haji 2018 harus dilihat sebagai kegiatan yang tidak sederhana. Ada kerumitan yang tinggi. Dan belajar dari tahun-tahun sebelumnya, kita harus memiliki inovasi agar bisa mengadakan haji yang lebih baik,” kata Nizar.

Langkah-langkah untuk perbaikan dan inovasi menurut Nizar harus selalu dilakukan terutama dalam hal manajemen implementasi. Ini agar citra baik yang dimiliki Indonesia dan menjadi contoh bagi negara lain dapat dipertahankan dan dipertahankan.

Kerumitan yang terjadi selama pelaksanaan ibadah haji menuntut kerja sama dari berbagai aspek dan institusi terkait. Pekerjaan ini bukan hanya tugas Departemen Agama, tetapi dengan kementerian dan lembaga lain yang terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *